Pengingat Diri

Dua Puluh Tahun

Menjadi manusia itu harus tahu diri. harus tahu terima kasih, tugas kita hanya sebatas ikhtiar, urusan kapan Allah mengabulkannya, ya itu terserah Dia saja. Setahun, sepuluh tahun atau bahkan dua puluh tahun, ya suka suka Allah aja. Kita hanya perlu menguatkan keyakinan di dalam hati bahwa Allah yang maha baik. yang bahkan mencintai diri kita melebihi cinta seorang Ibu. Jika jadi Ibu saja tidak ingin kita menderita, bagaimana dengan Dia? yang cintanya jauh lebih besar dan jauh lebih hebat.

Genap di usiaku ke Dua Puluh Tahun, Allah menunjukkan berbagai cinta dan kasihnya padaku. Aku yang selalu lalai akan perintahnya, namun Ia selalu memberikan apa yang aku buthkan bukan apa yang aku inginkan. Ia selalu ada dikala kondisi hatiku tak menentu bahkan dengan mengingatnya aku merasa jadi lebih kuat dan lebih bersemangat kembali untuk menjalani hari-hari yang stiap harinya sedikit membosankan/

Tahun ini Allah kasih liat kehebatannya. berkat Ia aku dan teman-temanku mendapatkan juara nasional lomba coding dan dapat membawa nama baik kampusku ke tahap nasional. Ini benar-benar kuasa Allah yang tak tertahankan, Ia memberikan dan mengindahkan hasil proses yang aku lalui selama ini. Bahkan berkat Ia pula aku masih mendapatkan beasiswa untuk periode ke-2, masyaa Allah cintanya melebihi apapun.

Give me your opinion ***

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s