Sikap dan Keputusan

My daughter, My enemy. :(

Sedih gak sih denger taglinenya? Yang dimana seharusnya a daughter itu bisa jadi bestie buat ibunya sendiri. Ini cem mana jadi seperti itu??

Singkat cerita, ia lahir dari keluarga broken home. Broken home kali ini sangat berbeda, perpisahan terjadi ketika ia berusia 5 tahun yang dimana pada usia itu seorang anak sangat membutuhkan sosok kedua orangtua dalam hidupnya, membutuhkan bimbingan, arahan, kasih sayang dan perlindungan dari kedua orangtuanya. Dalam perpisahan kali ini ia sangat tidak diharapkan oleh kedua orangtuanya dan Ia sangat tidak diinginkan oleh kedua orangtuanya. Terbukti ketika mereka berpisah tak ada satu pun yang memperdulikan dia,tak ada yang memperdulikan perasaannya dan tak memperdulikan keinginannya. Mereka begitu saja meninggalkan ia dengan nenek dan kakek nya tanpa memberitahu apa yang sedang terjadi dan yang akan terjadi nantinya.

Lanjutkan membaca “My daughter, My enemy. :(“
ASI & MPASI

Ibu Pasti Bisa!

Setelah melahirkan baru sadar, ternyata menjalani peran sebagai seorang ibu bukanlah hal yang mudah apalagi sebagai new mom yang menghadapi newborn baby. Awal kelahiran aku di-galau-kan oleh ASI yang tak kunjung keluar, walaupun perawat bilang kalau itu adalah hal yang biasa terjadi kepada seseorang yang baru saja melahirkan. Stres yang membuat ASI-ku tak kunjung keluar, aku takut anakku nanti akan kelaparan jika aku tidak segera memberikan ASI padahal lambung seorang bayi yang baru lahir masih sangat kecil.

Lanjutkan membaca “Ibu Pasti Bisa!”
Kehamilan dan Persalinan

Kehamilan Yang Menuntut Untuk Terus Bahagia

Cerita kehamilan dan persalinan untuk anak pertama memang belum sama sekali aku share di media manapun. Tahun lalu udah mau aku share tapi belum nemu moment yang pas aja apalagi aku mengurus anak sendiri tanpa ada bantuan dari orang lain bahkan keluargaku sendiri dan keluarga suamiku. Maklumlah aku tinggal hanya berdua bersama suami (eh bertiga deng sekarang). Beberapa waktu lalu aku menemukan postingan di blognya ibupedia ternyata ibupedia sedang mengadakan Blog Competition. Waahhh.. udah lama banget blog ini gak pernah diikutin lagi blog competition, padahal waktu tahun 2013 udah sering ikutan blog competition hehehe. Alhamdulillah lagi untuk kategori penulisan artikel itu semua sangat menarik seperti: Kehamilan dan persalinan, tentang anak, ASI & MPASI, Family dan Parenting. Kategori itu semua memang pengen aku tulis banget diblog, alhamdulillah dengan mengikuti kontes ini, menjadi moment untuk aku berusaha berbagi pengalaman dan pelajaran yang bisa dipetik hikmahnya dan yang paling penting semoga ada manfaatnya.

Lanjutkan membaca “Kehamilan Yang Menuntut Untuk Terus Bahagia”
Kesehatan

Pengalaman Khitan Anak Toddler

Akhirnyaa.. setelah berhari-hari negara api itu padam juga 😁. Kali ini aku ingin share pengalaman gimana lika-liku perjalanan dan obrolan santai bareng suami yang sampai pada keputusan untuk mengkhitan anak kami di usia yang masih terbilang nanggung.. karena fase toddler ini ( 12-36 bulan) dimana anak terlalu tua disebut bayi, dan terlalu muda disebut anak-anak. Aktifitas yang didominasi pada usia toddler ini adalah berjalan, berlari, memanjat, meraih, dan berbicara. Pokoknya perkembangan fisik anak lagi tumbuh sangat pesat, koordinasi saraf nya juga sama. Intinya sih kemampuan fisik, mental dan bahasanya itu yang berkembang paling aktif makanya rasa ingin tahunya sangat tinggi bangeeet, jiwa eksplorasi nya lagi menggebu-gebu dan emosionalitasnya lagi engga stabil makanya di usia segini gak sedikit anak menunjukan tantrumnya. Pasti yang lagi pada punya anak toddler ngerasain gimana rasanya jagain anak toddler yang gak mau diem, lari sana lari sini, manjat sana, manjat sini 😂 kebayang gak kalau di usia segini mereka di khitan ??

Lanjutkan membaca “Pengalaman Khitan Anak Toddler”